-

Juli 2026 S S R K J S M 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31
KULIAH PAKAR
Poltekkes Kemenkes Surabaya pada hari ini, Jum’at tanggal 10 Mei 2019 bertempat di Auditorium telah menyelenggarakan kuliah umum/pakar yang bertema optimalisasi kemitraan BKKBN dengan poltekkes Kemenkes surabaya dalam mendukung program ke pendudukan, KB dan pembangunan keluarga dengan nara sumber Prof.drh.M.Rizal Damanik, M.Rep, SC, PhD (Deputi pelatihan, penelitian dan pengembangan BKKBN). Dengan di pandu/ Moderator Astuti Setiyani, SST., M.Kes (Ketua Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Surabaya)
Prodi Kebidanan Bojonegoro gelar Capping Day

Bojonegoro – Prodi D3 Kebidanan Bojonegoro Poltekkes Kemenkes Surabaya menggelar Capping Day di Aula Kampus II, Senin (22/4). Tercatat sebanyak 25 Mahasiswa D3 Kebidanan mengikuti acara tersebut.
Dalam dunia pendidikan Kebidanan di Indonesia, hampir semua sekolah kesehatan, baik Akademi maupun sekolah Tinggi /Universitas memang sudah biasa melakukan capping day sebagai kegiatan ceremonial mahawasiswa yang telah menjalani perkuliahan selama kurang lebih dua semester dan sebagai simbol bahwa mereka sudah siap melakukan praktik di tempat-tempat kesehatan baik rumah sakit maupun Puskesmas.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu berjalan dengan khidmad, setelah MC membuka salam kondisi Aula pun berubah menjadi hening semua hadirin mendengarkan dengan seksama rangkaian susunan acara yang dibacakan. Pada acara inti, nampak wajah penuh semangat dari peserta saat berjalan menuju ke panggung utama untuk menyalakan lilin.
Yang berbeda, Tahun ini adalah pertama kalinya Capping Day dilaksanakan oleh Prodi D3 Kebidanan Poltekkes Kemenkes Surabaya. Kita ketahui bahwa sebelumnya Kampus ini adalah Akademi Kebidanan Pemkab Bojonegoro yang berdasarkan Undang-Undang pengelolaannya diambil alih oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini Poltekkes Kemenkes Surabaya.
Kaprodi D3 Kebidanan Bojonegoro H. Toto Siswantoro, dr., M.Si., M.Kes., dalam sambutannya mengaku bangga kepada para mahasiswa yang telah bekerja keras untuk meraih hasil yang terbaik. Selanjutnya, beliau pun berharap agar para mahasiswa siap untuk melakukan kegiatan praktik di rumah sakit dan Puskesmas dengan sebaik mungkin sebagai pelayan kesehatan yang ramah, trampil dan profesional.
“Kalau sudah mengikuti capping day, berarti kalian sudah siap untuk melakukan kegiatan praktik di lapangan. Artinya, siap untuk mempraktekkan apa yang telah dipelajari di bangku kuliah, Dengan demikian, kalian juga harus siap untuk bersaing di pasar kerja. Jadi, kerahkan semua kemampuan dan ilmu kalian agar bisa menjadi bidan yang baik/ramah, trampil dan profesional, sesuai harapan,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini selain dihadiri oleh para Dosen Kebidanan Bojonegoro dan staf dihadiri pula oleh para orangtua wali mahasiswa, perwakilan dari Puskesmas, RSUD Sosodoro Djatikoesoemo dan Dinas Kesehatan Kab. Bojonegoro. [dni]
Ditulis pada Seputar Kampus Bojonegoro
Tinggalkan komentar
Jurnal : HUBUNGAN METODE HYPNOBIRTHING DENGAN NYERI KALA I PERSALINAN
Volume VI Nomor 3, Juli 2015 ISSN: 2086-3098 139 Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
HUBUNGAN METODE HYPNOBIRTHING DENGAN NYERI KALA I PERSALINAN
Evi Pratami (Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Surabaya) Rijanto (Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Surabaya) Erviana Eka ZR (Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Surabaya)
ABSTRAK Pendahuluan: Nyeri persalinan dapat menyebabkan timbulnya hiperventilasi sehingga kebutuhan oksigen meningkat, kenaikan tekanan darah, dan berkurangnya motilitas usus serta vesika urinaria. Keadaan ini akan merangsang peningkatan katekolamin yang dapat menyebabkan gangguan pada kekuatan kontraksi uterus sehingga terjadi inersia uteri yang dapat berakibat kamatian ibu saat melahirkan. Metode hypnobirthing merupakan salah satu cara yang dapat di aplikasikan oleh ibu hamil untuk memperoleh ketenangan saat menghadapi kehamilan dan persalinan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional, dengan sampel 32 semua ibu bersalin yang memenuhi kriteria inklusi di BPS Suhartatik, SST dan Supiyati, Amd.Keb, yang diambil dengan teknik purposive sampling. Variabel bebas adalah metode hypnobirthing dan variabel terikat adalah nyeri kala I persalinan. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengumpul data dan checklist, lalu dianalisis menggunakan uji koefisien kontingensi. Hasil: Uji koefisien kontingensi menunjukkan hasil (C) = 0,499 dan p = 0,014 (p<0,05) maka H0 ditolak, artinya ada hubungan metode hypnobirthing dengan nyeri kala I persalinan di BPS Suhartatik, SST dan Supiyati Amd.Keb Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan. Kata kunci: hypnobirthing, nyeri Kala I persalinan PENDAHULUAN Latar Belakang Nyeri persalinan dapat menyebabkan timbulnya hiperventilasi sehingga kebutuhan oksigen meningkat, kenaikan tekanan darah, dan berkurangnya motilitas usus serta vesika urinaria. Keadaan ini akan merangsang peningkatan katekolamin yang dapat menyebabkan gangguan pada kekuatan kontraksi uterus sehingga terjadi inersia uteri yang dapat berakibat kamatian ibu saat melahirkan. (Lenny Kuswandi, 2010). Menurut data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2011 menunjukkan angka kematian ibu (AKI) di indonesia tertinggi se Asean dengan jumlah mencapai 228/ 100.000 kelahiran hidup. Hal ini masih jauh dari target MDGs tahun 2015 yaitu menurunkan AKI sebesar 102/ 100.000 kelahiran hidup. Menurut data kesehatan Propinsi Jawa Timur AKI di Jawa Timur dalam 5 tahun terakhir semakin meningkat dari 72/ 100.000 kelahiran hidup menjadi 104,3/ 100.000 kelahiran hidup. (laporan kematian ibu di Jawa Timur). Berdasarkan data kesehatan kabupaten lamongan angka kematian ibu di kabupaten lamongan pada tahun 2011 sebesar 80,2/ 100.000 kelahiran hidup, tahun 2012 angka kematian ibu saat persalinan sebesar 56/ 100.000 kelahiran hidup. Salah satu penyebab tingginya AKI adalah trauma pada ibu dan janin akibat nyeri persalinan. (Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, 2012). Metode hypnobirthing merupakan salah satu cara yang dapat di aplikasikan oleh ibu hamil untuk memperoleh ketenangan saat menghadapi kehamilan dan persalinan. Hal ini sangat sesuai dengan peran Bidan sebagai health education dimana Bidan dapat mengajarkan ketrampilan tertentu kepada pasien (Andriana, 2007). Menurut Myers S, (2005) dalam Journal of Counselling and Clinical Psychology, sebuah penelitian di Inggris mengenai hypnobirthing dilakukan pada dua kelompok ibu hamil. Kelompok pertama diberi latihan pernafasan dan relaksasi, kelompok kedua diberi metode hypnobirthing dan hasilnya kelompok kedua lebih bisa mengatasi nyeri, dan terlihat tenang ketika persalinan dan bayi yang dilahirkan memilik Apgar score tinggi dan juga mengurangi terjadinya depresi pada masa postpartum (Defin Muhepi, 2011). Hasil survei pendahuluan yang di lakukan di BPS Suhartatik, SST pada bulan Maret 2013 terdapat 10 ibu bersalin normal, 6 orang(60%) mengeluh merasakan nyeri yang sangat berat saat fase aktif sehingga saat masuk kala 2 mengejan tidak dapat Volume VI Nomor 3, Juli 2015 ISSN: 2086-3098 140 Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes semasksimal mungkin, 3 orang (30%) mengeluh nyeri sedang saat kala I dan saat kala 2 ibu merasa tidak nyaman karena rasa nyeri yang di rasakan. I orang (10%) di lakukan metode hypnobirthing oleh bidan Suhartatik, SST dan saat kala I fase aktif ibu tidak mengeluh kesakitan seperti yang di rasakan oleh ibu bersalin lainnya sehingga saat kala 2 orang dapat mengejan dengan nyaman dan tenang.dari data tersebut, masih banyak ibu bersalin yang mengalami nyeri saat kala I persalinan. Metode hypnobirthing merupakan metode alamiah yang digunakan untuk menghilangkan rasa takut, panik, tegang dan tekanan-tekanan lain yang menghantui ibu selama persalinan. Hypnobirthing banyak memberikan manfaat karena melatih ibu melahirkan untuk selalu rileks, bersikap tenang dan menstabilkan emosi. Hypnobirthing bertujuan agar ibu dapat melahirkan dengan nyaman dan menghilangkan rasa sakit melahirkan tanpa bantuan obat bius apapun. Metode ini juga lebih menekankan melahirkan dengan cara positif, lembut, aman dan bagaimana mencapainya dengan mudah (Andriana, 2007). Hipotesis Penelitian Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan metode hypnobirthing dengan nyeri kala I persalinan di BPS Suhartatik, SST dan Supiyati, Amd.Keb Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan.
METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan pada ibu bersalin di BPS Suhartatik, SST dan Supiyati Amd.Keb pada bulan April sampai Juni Tahun 2013 jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi: seluruh ibu bersalin di BPS Suhartatik, SST dan BPS Supiyati, Amd. Keb Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan sebanyak 35 orang. Sampel: Ibu bersalin yang memenuhi kriteria inklusi di BPS Suhartatik, SST dan Supiyati, Amd. Keb Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan pada bulan April sampai Juni 2013 sebanyak 32orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan lembar cheklist. Analisa data yang digunakan adalah uji koefisien kontingensi. HASIL PENELITIAN Berdasarkan Tabel 1 dapat dilihat bahwa responden yang mengalami nyeri berat sebagian besar tidak (75%) dilakukan metode hypnobirthing, responden yang nyeri sedang sebagian kecil (15%) dilakukan metode hypnobirthing, responden yang nyeri ringan hampir setengahnya (30%) dilakukan metode hypnobirthing, dan responden yang tidak nyeri hampir setengahnya dilakukan metode hypnobirthing. Tabel 1. Tabel Silang Metode Hypnobirthing Dengan Nyeri Kala I di BPS Suhartatik, SST dan Supiyati, Amd. Keb. Nyeri Kala I Hypnobirthing Tidak Jml % dilakukan Dilakukan f % f % Berat 9 75 4 20 13 100 Sedang 1 8,3 3 15 4 100 Ringan 2 16,7 6 30 8 100 Tidak nyeri 0 0 7 35 7 100 Jumlah 12 37,5 20 62,5 32 100 Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji koefisien kontingensi, didapatkan nilai koefisien kontingensi (C) = 0,499 dan p = 0,014 (<0,05) maka H0 ditolak, artinya terdapat hubungan metode hypnobirthing dengan nyeri kala I persalinan di BPS Suhartatik, SST dan Supiyati, Amd.Keb Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan dan secara statistik signifikan. PEMBAHASAN Berdasarkan tabel 1 dapat dilihat bahwa dari 20 responden yang dilakukan hypnobirthing hampir setengahnya tidak mengalami nyeri yaitu ada 7 responden (35%) dan sebagian kecil nyeri sedang yaitu ada 3 responden (15%) , dan dari 12 responden yang tidak dilakukan hypnobirthing sebagian besar mengalami nyeri berat yaitu ada 9 responden (75%) dan tidak satupun yang tidak mengalami nyeri. Berdasarkan tabel 4.5 Hasil uji koefisien kontingensi (p = 0,014) juga menjelaskan adanya hubungan yang signifikan antara metode hypnobirthing dengan nyeri kala I persalinan. Metode hypnobirthing merupakan salah satu teknik otohipnotis yaitu upaya alami menanamkan niat positif/ sugesti ke jiwa/ pikiran bawah sadar dalam menjalani masa kehamilan dan persiapan persalinan. Dengan demikian setiap ibu hamil dapat menikmati indahnya masa kehamilan dan lancarnya proses persalinan. Metode Hypnobirthing yang diberikan pada kala I persalinan mempunyai banyak manfaat diantaranya meminimalkan dan bahkan menghilangkan rasa takut, ketegangan, Volume VI Nomor 3, Juli 2015 ISSN: 2086-3098 141 Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes sindrom rasa sakit dan kepanikan selama proses persalinan dan periode setelahnya, meminimalkan dan bahkan menghilangkan, keinginan untuk menggunakan obat bius dan obat penghilang rasa sakit saat bersalin, mempersingkat fase awal proses persalinan, menghilangkan keletihan yang amat sangat sehingga setelah proses kelahiran bayi sang ibu tetap bertenaga, mengurangi kemungkinan terjadinya hiperventilasi saat persalinan berlangsung, membuat proses kelahiran alami menjadi sesuatu yang indah dan tidak traumatis, mempererat ikatan batin ibu terhadap bayi dan suami (Defin Muhepi, 2011). Metode hypnobirthing di dasarkan pada keyakinan bahwa setiap perempuan memiliki potensi untuk menjalani proses persalinan secara alami, tenang, dan nyaman (tanpa rasa sakit). Hypnobirthing juga ampuh dalam menetralisir dan memprogram ulang rekaman negatif dalam pikiran bawah sadar dengan program positif, dengan demikian rekaman yang terpatri dalam pikiran bawah sadar bahwa persalinan itu menakutkan dan menyakitkan bisa terhapus berganti dengan keyakinan bahwa persalinan berlangsung mudah, lancar dan tanpa rasa sakit. (Lenny Kuswandi, 2011). Ada dua jenis rasa sakit yang terjadi saat persalinan yaitu rasa sakit fisiologi dan psikologi. Rasa sakit fisiologi merupakan rasa sakit yang alami dan pasti akan terjadi. Sakit ini ditimbulkan karena proses kontraksi dari rahim dan pembukaan jalan lahir. Ambang kesakitan tiap wanita berbeda, sangat individual dan tidak dapat digeneralisasi. Maka perlu dilatih agar bisa tahan, latihan ini melalui metode hypnosis. Dilakukan manipulasi agar rasa nyeri berubah menjadi rasa bahagia. Sedangkan pada sakit yang psikologis merupakan rasa sakit yang muncul karena ketakutan yang mendalam, panik, emosi. Ketegangan ini menyebabkan rasa sakit yang di derita bertambah parah. Hal ini karena sugesti negatif masuk ke dalam alam pikiran bawah sadar. Tipe sakit inilah yang bisa dihilangkan dengan metode hypnobirthing dan relaksasi sehingga yang ada hanya perasaan nyaman dan bahagia.(Evariny, Andriana. 2007). Berdasarkan hasil penelitian ini tidak semua responden yang telah diberikan hypnobithing mengalami tingkat nyeri tidak nyeri, tetapi masih ada responden yang merasakan tingkat nyeri sedang. Tingkat nyeri sedang yang masih dirasakan oleh ibu meskipun sudah mendapatkan hypnobithing ini dikarenakan pada saat ibu dilakukan hypnobirthing ibu sudah merasa sangat cemas, gelisah, dan takut, hal tersebut dapat memperberat rasa nyeri. Dalam penelitan ini diharapkan tenaga kesehatan terutama bidan dianjurkan saat proses persalinan dapat memberikan rasa nyaman dan rileks kepada setiap ibu bersalin. Hypnobirthing juga dapat diberikan pada ibu menjelang proses persalinan sehingga proses persalinan berlangsung dengan aman, nyaman, rileks dan nyeri persalinan dapat berkurang. Dari hasil penelitian yang didapat dilapangan menunjukkan bahwa metode hypnobirthing yang diberikan pada saat kala I persalinan dapat mengurangi nyeri pada kala I persalinan. Maka sebagai petugas kesehatan terutama bidan diharapkan dapat memberikan metode hypnobirthing atau metode relaksasi lainnya saat menjelang proses persalinan, sehingga dalam menjalani proses persalinan ibu merasa rileks, nyaman dan tidak takut akan nyeri persalinan dan dapat mengejan dengan rileks sesuai anjuran/ arahan bidan. Hal ini sesuai dengan hasil pendapat dari Lenny Kuswandi bahwa metode hypnobirthing mampu mengontrol sensasi rasa sakit pada saat kontraksi rahim, meningkatkan kadar endorfin dalam tubuh untuk mengurangi bahkan menghilangkan rasa nyeri pada saat kontraksi dan persalinan. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Nyeri Kala I persalinan pada pasien di BPS Suhartatik, SST Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan dapat diturunkan dengan metode hypnobirthing. Saran Saran yang dapat diberikan pada penelitian ini adalah: 1) Disarankan kepada ibu bersalin untuk menggunakan teknik pereda nyeri persalinan seperti hypnobirthing atau metode relaksasi maupun metode non farmakologi lainnya, karena metode pereda nyeri tersebut dapat mengurangi nyeri menjelang dan saat menghadapi persalinan sehingga ibu dapat menjalani proses persalinan dengan rileks, nyaman, dan ketakutan akan nyeri persalinan berkurang 2) Dengan mempertimbangkan materi dan tenaga, hypnobirthing sangatlah efektifdi berikan kepada ibu bersalin. 3) Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dalam melakukan penelitian dapat dijadikan bahan pendahuluan atau acuan dan dapat memberikan masukan, Volume VI Nomor 3, Juli 2015 ISSN: 2086-3098 142 Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes menambah wawasan dan pengetahuan pada semua responden mengenai manfaat metode hypnobirthing bagi ibu hamil dan ibu bersalin.
DAFTAR PUSTAKA Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta. Andarmoyo, Sulistyo. 2013. Persalinan Tanpa Nyeri Berlebihan. Yogyakarta: Ar – Ruzz Media. Batbual, Bringwatty. 2004. Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Yogyakarta: Nuha Medika. Bobak, I, M. 2004. Keperawatan Maternitas. Jakarta: EGC. Danuatmaja dan Meliasari. 2004. Persalinan Tanpa Nyeri. Jakarta: Salemba Medika. Defin, Muhepi. 2011. Melahirkan Tanpa Rasa Sakit Dengan Hypnobirthin., Jakarta: Dunia Sehat. Dinkes Kabupaten Lamongan. 2012. Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan 2012. Lamongan. Evariny, Andriana. 2007. Melahirkan Tanpa Rasa Saki. Jakarta: EGC. Hidayat, Alimul Aziz. 2006.Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Salemba Medika. Kuswandi, Lenny. 2010. Melahirkan Tanpa Nyeri. Jakarta: Dunia Sehat. Kuswandi, Lenny. 2011. Metode Hypnobirthing. Jakarta: Dunia Sehat. Mander, Rosmary. 2004. Nyeri Persalinan. Jakarta : Dunia Sehat. Morgan. 2002. Hypnobirthing, Edisi Revisi. Jakarta: Dunia Sehat. Notoatmodjo D. 2002. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Notoatmodjo D. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan, Edisi Revisi. Yogyakarta: Andi Offset. Nursalam dan Pariani. S. 2001. Pendekatan Praktis Metodologi Riset Keperawatan, Cetakan Pertama. Jakarta: CV. Info Medika. Nursalam, S. 2001. Pendekatan Praktek Metodelogi Riset Keperawatan . Jakarta: CV. Info Medika. Nursalam, S. 2003. Konsep dan Penerapan Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: CV. Info Medika. Nursalam, S. 2008. Konsep dan Penerapan Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: CV. Info Medika. Nursalam, S. 2011. Konsep dan Penerapan Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: CV. Info Medika. Prawiroharjo, Sarwono. 2002. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka. Regina. 2011. Nyeri Persalinan, digilib.unimus.ac.id/download.php (diakses 5 April 2013). Saifudin, AB. 2002. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal. Jakarta: ZBP – SP. Setiadi. 2007. Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta : EGC. Sherwen, Scoloveno dan Weingerten. 2005. Asuhan Konsep Klinik Kesehatan,di terjemahkan oleh puspaswara. Jakarta: EGC. Setyohadi, dkk. 2007. Pengantar Statistik. Jakarta: EGC. Smeltzer. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC. Sugiyono. 2008. Metodologi Penelitian. Jakarta: CV. Info Medika. Suririnah, (2009). Persalinan dengan Metode Non Farmakologi. http: // www.saptabakti,ac.id> home > jurnal kesehatan (diakses 5 April 2013). Suyanto dan Ummi Salamah. 2009. Metodologi Riset. Jakarta: EGC. Yuliatun. 2008. Konsep Nyeri. Yogyakarta: Andi Offset.
Ditulis pada belum terkategori
Tinggalkan komentar
PEDOMAN PRAKTIK KLINIK SEMESTER IV Tk II
KERANGKA ACUAN PEMBELAJARAN PRAKTIK KLINIK
PROGRAM STUDI D3 KEBIDANAN SUTOMO SURABAYA
TINGKAT II SEMESTER IV
- I. PENDAHULUAN
Latar Belakang
Penyelenggaraan pendidikan Diploma 3 Kebidanan merupakan pendidikan berdasar kompetensi yang bertugas mencetak bidan yang professional. Untuk mendapatkan tenaga bidan yang professional selain harus melalui pembelajaran teori di kelas, praktik laboratorium kelas, juga harus melaksanakan pembelajaran praktikum di tingkat pelayanan kesehatan maupun lapangan atau komunitas.
Pembelajaran praktika klinik merupakan proses transformasi dan implementasi yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik, menerapkan ilmu yang sudah dipelajari di kelas (baik teori dan laboratorium) pada situasi nyata (sebenarnya) dan memberikan kesempatan beradaptasi pada perannya sebagai bidan professional dalam melaksanakan praktika pada tatanan nyata sesuai tingkatan pelayanan kesehatan kebidanan.
- II. TUJUAN PRAKTIK KLINIK
- 1. Tujuan Umum
Setelah mahasiswa melaksanakan praktik klinik di semester IV, diharapkan mampu memberikan asuhan kebidanan dengan pendekatan manajemen kebidanan kasus normal pada kehamilan, persalinan, ibu post partum, neonatal, bayi dan anak balita sesuai dengan tingkat kebutuhan.
- 2. Tujuan Khusus
2.1. Melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu hamil normal
2.2. Melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu bersalin normal
2.3. Melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas normal
2.4. Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi lahir normal
2.5. Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi dan anak balita sehat
- III. KOMPETENSI YANG HARUS DICAPAI
- A. Kompetensi Yang Harus Dicapai Tingkat II Semester III
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada bumil normal trimester I, II dan III dengan bimbingan penuh
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada persalinan normal kala I, II, III, IV dan deteksi dini komplikasi dengan bimbingan penuh
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada masa nifas dan deteksi dini komplikasi dengan bimbingan penuh
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir normal dan deteksi dini komplikasi dengan bimbingan penuh
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi dan anak balita sehat serta deteksi dini komplikasi dengan bimbingan penuh.
- B. Target Pencapaian Keterampilan Dari Praktik Klinik Semester III pada Ibu Hamil, Bersalin, Nifas dan Bayi Baru Lahir
- Antenatal Care (ANC)
- Pemeriksaan kehamilan
01.01. Anamnesa
01.02. Tanda-tanda vital
01.03. Inspeksi
01.04. Palpasi
01.05. Perkusi
01.06. Auskultasi
01.07. BB
01.08. TB
- Laboratorium
02.01. HB
02.02. Urine reduksi
02.03. Urine albumin
02.04. Plano test
02.05. Pemeriksaan darahSR/HbsAg
02.06. Golongan darah
- Kesimpulan / diagnosa (normal/abnormal)
- Pelaksanaan
04.01. Pemberian Roborantia : Fe, Vit. B complek, Calk, Vit. C
04.02. Imunisati TT, senam hamil
04.03. HE :
04.03.01. Nutrisi
04.03.02. KB
04.03.03. Persiapan persalinan
04.03.04. Senam hamil
04.03.05. Seksualitas
04.03.06. Kebersihan diri
04.03.07. Tanda-tanda bahaya persalinan
04.03.08. Tanda-tanda persalinan
04.03.09. Persiapan menghadapi gawat darurat
04.03.10. Hal-hal yang membahayakan bumil
04.03.10.01. Merokok
04.03.10.02. Alkohol
04.03.10.03. Obat-obatan tanpa resep
04.03.10.04. Obat-obat narkoba
04.03.11. Masalah-masalah ringan yang sering terjadi pada bumil dan cara mengatasi
04.03.11.01. Gatal
04.03.11.02. Nyeri pinggang
04.03.11.03. Nyeri sebelum persalinan (his palsu)
04.03.11.04. Konstipasi
04.03.11.05. Sesak napas
04.03.11.06. Hemoroid
04.03.11.07. Sulit tidur
04.03.11.08. Mual dipagi hari
04.03.11.09. Oedema fisiologis
04.03.11.10. Varices
- Perjanjian kunjungan ulang
- Pertolongan Persalinan (intra Partum)
- Pemeriksaan ibu inpartu
01.01. Anamnesa
01.02. Pemeriksaan tanda-tanda vital
01.03. Inspeksi
01.04. Palpasi
01.05. Auskultasi
01.06. Mengosongkan kandung kencing
01.07. VT
- Menentukan diagnosa (inpartu/persalinan palsu)
- Pelaksanaan
03.01. Observasi dengan partograf
03.02. Nutrisi, istirahat dan aktifitas
03.03. Support / pendampingan / pengurangan rasa nyeri
03.04. Kebersihan diri
03.05. Persiapan alat
03.06. Episiotomi atas indikasi
03.07. Menolong kelahiran bayi
03.08. Melaksanakan management aktif kala III
03.09. Menjahit perineum
03.10. Pelaksanaan kala IV
03.10.01. Observasi 2 jam PP (sesuai partograf)
03.10.02. HE : tanda-tanda bahaya
03.10.03. Dekontaminasi peralatan dengan chlorine 0,5%
03.10.04. Menentukan Apgar Score
03.10.05. Menimbang berat badan
03.10.06. IMD
03.10.07. Mengukur panjang badan
03.10.08. Mengukur ukuran kepala dan dada
03.10.09. Memandikan bayi
03.10.10. Memberikan identitas bayi
03.10.11. Mempertahankan kehangatan bayi
- Nifas
- Pengkajian
01.01. Anamnesa
01.02. Pemeriksaan fisik
01.02.01. Gejala cardinal
01.02.02. Inspeksi
01.02.03. Palpasi
- Menentukan diagnosa (nifas normal / abnormal)
- Pelaksanaan
03.01. HE
03.01.01. Tanda bahaya nifas
03.01.02. Cara meneteki
03.01.03. Perawatan payudara
03.01.04. Kebersihan diri
03.01.05. Nutrisi
03.01.06. Perubahan masa nifas
03.01.07. KB
03.01.08. Aktifitas sehari-hari
03.01.09. Hubumgan seks
03.01.10. Perawatan bayi sehari-hari
03.01.11. Home care
- Bayi Baru Lahir
- Penilaian Apgar Score
- Pemeriksaan fisik bayi / BBL
- Memonitor tanda-tanda vital
- Merawat tali pusat
- Perawatan bayi baru lahir
- Melaksanakan Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir Normal & Deteksi Dini Komplikasi Dengan Bimbingan Penuh
- 01. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita (diatas 1 bulan)
01.01. Mengukur anthropometri meliputi (BB, TB, LLA, LK, LD)
01.02. Melaksanakan DDST meliputi (motorik halus, motorik kasar, bahasa dan personel sosial)
01.03. Mengidentifikasi hasil pengukuran tumbuh kembang bayi / balita
01.03.01. Normal
01.03.02. Abnormal
01.04. Mengisi KMS dan mengevaluasi hasil (tentang imunisasi, status gizi, pemberian makanan, dll.)
01.05. Penyuluhan tentang APE, gizi, imunisasi dan lain-lain secara kelompok
- 02. Imunisasi
02.01. Menyimpan berbagai jenis vaksinsesuai dengan rantai dingin (cold chain)
02.02. Memberikan imunisasi dengan tehnik yang benar, meliputi :
02.02.01. BCG
02.02.02. DPT Combo
02.02.03. Hepatitis B
02.02.04. Campak
02.02.05. Polio
02.03. Penyuluhan tentang efek samping imunisasi dan penanganannya
02.04. Melaksanakn mantoux test
- 03. Asuhan Kebidanan bayi dan anak balita sehari-hari
03.01. Asuhan bayi (BBL) masa transisi (0-72 jam post natal)
03.01.01. Penilaian Apgar Score
03.01.02. Pemeriksaan fisik bayi BBL
03.01.03. Memonitor tanda-tanda vital (suhu, nadi, pernafasan)
03.02. Asuhan Neonatal dasar (perawatan sehari-hari)
03.02.01. Merawat tali pusat
03.02.02. Mencegah hipotermia / metode kanguru
03.02.03. Mengenakan baju, popok / celana
03.02.04. Memandikan
03.02.05. Membersihkan mata
03.02.06. Membersihkan telinga
03.02.07. Membersihkan hidung / mulut
03.02.08. Memberikan nutrisi
03.02.08.01. Memberikan ASI dengan tehnik menyusui yang benar
03.02.08.02. Menyiapkan dan memberikan PASI melalui speen atau dot
03.02.08.03. Memberikan PASI melalui sonde
03.02.08.04. Memberikan PASI melalui sendok
03.02.08.05. Memberikan PMT sesuai usia
03.02.09. Menyiapkan bayi pulang dari rumah sakit
- 04. Asuhan Kebidanan bayi dan anak sakit
04.01. Mengukur tanda-tanda vital (meliputi : tensi, suhu, nadi, pernafasan)
04.02. Merawat bayi dalam inkubator
04.03. Memberikan kompres dingin / hangat
04.04. Memasang lingkar abdomen
04.05. Memasang NGT
04.06. Melakukan retensi lambung
04.07. Memberikan O2 melalui
04.07.01. Nasal katheter
04.07.02. Masker (head box)
04.08. Melaksanakan resusitasi pada bayi dan anak balita dengan gangguan nafas
04.09. Memberikan nebulizer
04.10. Memasang folly katheter
04.11. Memasang urine katheter / kondom katheter
04.12. Mengambil darah vena / vena pungsi
04.13. Memasang scalvein
04.14. Membantu menyiapkan dan merawat bayi dengan foto therapy
04.15. Resusitasi pada bayi
04.15.01. Melaksanakan langkah awal resusitasi bayi baru lahir (mence-gah kehilangan panas, membuka jalan nafas, menimbang bayi)
04.15.02. Melaksanakan VTP dan kompresi jantung
04.15.03. Melaksanakan resusitasi dengan VTP
04.15.04. Membantu melaksanakan pemasangan Endotracheal Tube
- 05. Membuat Asuhan Kebidanan pada bayi / anak balita dengan
05.01. Trauma persalinan (caput succedaneum, cephal haematom, branchial palsy, fractur clavicula dll)
05.02. Kelainan congenital ( Atresia Ani, Hernia diafragma, hirschprung, labia palato, szicis, hidro cephalus dll)
05.03. Resiko tinggi / kegawat daruratan ( Asphyxia, BBLR, Hypothermia, Hypoglikemi, Hyperbilirubin, dll.)
05.04. Masalah yang lazim timbul (Icterus fisiologis, muntah/gumoh, oral trush, diare, konstipasi, diaper rush, dll.)
05.05. Penyakit yang lazim timbul
05.05.01. Sistem pernafasan (Bronchitis, Pneumonia, TBC, Ashma, Dipteri, dll.)
05.05.02. Gangguan system pencernaan (GE, Dysentri, Typhus, Gizi, dll.)
05.05.03. Penyakit darah (Anemia, Leukemia, dll.)
05.05.04. Gangguan system Cardiovaskuler (Penyakit Jantung bawaan, Penyakit Jantung didapat)
05.05.05. Penyakit tropik (DHF, Tetanus, Morbili)
05.05.06. Infeksi saluran kencing
05.06. Kecelakaan / keracunan (Gigitan binatang, kemasukan benda asing, keracunan minyak tanah, dll.)
- Melaksanakan Asuhan Kebidanan Pada KB Dan Memberikan KIE
- Melaksanakan Asuhan dengan kontrasepsi sederhana
01.01. Metode kalender
01.02. Metode lendir serviks
01.03. Metode suhu basal
01.04. Metode kondom
01.05. Metode intravag
- Melaksanakan manajemen kontrasepsi hormonal
02.01. Pil
02.02. Injeksi
02.03. Implan
02.04. Implanon
- Melaksanakan manajemen kontrasepsi pada klien dengan AKDR / alat kontrasepsi dalam rahim
- Melaksanakan manajemen kebidanan pada klien pemakai kontrasepsi mantab
04.01. MOW/ Medis Operatif Wanita
04.02. MOP/ Medis Operatif Pria
- Mengidentifikasi dan menangani efek samping kontrasepsi
- Membereskan peralatan yang habis dipakai
06.01. Dekontaminasi
06.02. Pencucian alat
06.03. Sterilisasi
- Melaksanakan pencatatan dan pelaporan
- Melaksanakan Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan Patologis
- Manajemen kebidanan pada hyperemesis gravidarum
01.01. Observasi
01.01.01. Intake, output
01.01.02. Tanda vital
01.02. Mengatur diit penderita
01.03. Memberikan cairan oral dan parenteral
01.04. Memberikan obat penenang sesuai hasil konsultasi
01.05. Komunisasi / pendekatan terapeutik
01.06. Melakukan rujukan tepat waktu
- Manajemen kebidanan pendarahan hamil muda
02.01. Abortus
02.01.01. Menentukan macam Abortus (iminens, incipiens, inkomplite, komplit, provokatus)
02.01.02. Melakukan digital pada abortus inkomplit
02.01.03. Observasi : perdarahan, tanda vital
02.01.04. Menyiapkan tindakan Curettage
02.01.05. Melakukan rujukan tepat waktu
02.02. Mola hidatidosa
02.02.01. Menentukan kehamilan dengan mola hidatidosa
02.02.02. Melakukan rujukan tepat waktu
02.02.03. Melakukan follow up setelah tindakan curettage
02.02.04. Melakukan konseling
02.03. KET ( Kehamilan Ektopik Terganggu )
02.03.01. Mendeteksi tanda vital KET
02.03.02. Melakukan rujukan dini tepat waktu
02.03.03. Observasi : perdarahan, tanda vital, tanda pre shock
02.03.04. Menyiapkan penderita untuk tindakan operasi
02.03.05. Melakukan perawatan post operasi
- Manajemen kebidanan pada :
03.01. Perdarahan ante natal
03.01.01. Menentukan macam perdarahan ante partum (plasenta previa, solutio plasenta / abroblio)
03.01.02. Melakukan tindakan pertolongan pertama kegawat daruratan
03.01.03. Melakukan rujukan tepat waktu
03.01.04. Observasi keadaan ibu dan janin
03.02. Kehamilan dengan anemia kurang gizi
03.02.01. Memberikan penyuluhan tentang :
03.02.01.01. Dampak anemi terhadap ibu hamil
03.02.01.02. Nutrisi
03.02.02. Memberikan obat-obatan ruborantia
03.02.03. Melakukan kolaborasi dengan tim medis
03.03. Kehamilan dengan ancaman partus premature
03.04. Kehamilan dengan partus serotinus
03.05. Kehamilan dengan infeksi
03.06. Kehamilan dengan IUFD
03.07. Kehamilan dengan kelainan letak
03.07.01. Sungsang
03.07.02. Lintang
03.08. Kehamilan kembar
03.09. Kehamilan dengan hydramnion
03.10. Kehamilan dengan penyakit yang menyertai
03.10.01. Diabetes
03.10.02. Jantung
03.10.03. HIV / AIDS
03.10.04. PHS
03.10.05. Koeh Pulmonem/ TBC Paru
03.10.06. Dll.
- Melaksanakan Asuhan Kebidanan Pada Persalinan Dengan Penyulit / Komplikasi
- Manajemen kebidanan pada persalinan kala I, II
01.01. Kelainan His (hipotonis dan hipertonis)
01.02. Kelainan mengejan
01.03. Kelainan jalan lahir (panggul keras dan panggul lemah)
01.04. Kelainan janin (bayi besar, hydrocephalus/anchephalus)
01.05. Kelainan presentasi (letak puncak dahi, muka)
01.06. Kelainan posisi (occiput posterior persisten, diptransfer arrest)
01.07. Kelainan letak (sungsang, lintang)
01.08. Kehamilan ganda
01.09. Kelainan air ketuban (hydramnion, oligohidramnion, ketuban pecah dini)
01.10. Kelainan letak placenta (placenta previa)
01.11. Kelainan letak tali pusat
01.11.01. Terkemuka
01.11.02. Menumbung
01.12. Ruptura uteri iminens
- Manajemen kebidanan pada kala III
02.01. Atonia uteri
02.02. Retentio placenta
02.03. Sisa placenta
02.04. Shock obstetri
02.05. Emboli air ketuban
02.06. Robekan jalan lahir
02.06.01. Vagina
02.06.02. Perineum
02.06.03. Cervix
- Manajemen kebidanan pada kala IV dan nifas patologi
03.01. Perdarahan post partum
03.02. Infeksi nifas (Febris Puerpuralis)
03.03. Bendungan ASI
03.04. Mastitis
03.05. Puting lecet / puting pecah
- Manajemen kebidanan pada kehamilan, persalinan, nifas dengan tindakan
04.01. Induksi persalinan
04.02. USG dan CTG
04.03. Menolong persalinan dengan letak sungsang (multi gravida)
04.04. Persalinan letak lintang, ganda.
04.05. Melaksanakan persalinan dengan :
04.05.01. Vacum
04.05.02. Forceps
04.05.03. Cavum ekstraksi Foerceps pada kepala di dasar panggul
04.06. Persalinan dengan :
04.06.01. SC
04.06.02. Distocia bahu
04.07. Placenta manual / digital
04.08. Ruptura perineum sub total / total
04.09. Robekan cervix
04.10. Reposisi inversio uteri
- Melaksanakan Asuhan Kebidanan Pada Wanita Dengan Gangguan Sistem Re-produksi
- Penyuluhan kelompok remaja tentang kehidupan berkeluarga dan pendidikan sex
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada wanita dengan gangguan haid
02.01. Amenorhoe
02.02. Dismenorhoe
02.03. Hipermenorhoe
02.04. Menstruasi preqok
02.05. Kryptomenorhoe
- Melaksanakan manajemen kebidanan pada gangguan sistem reproduksi :
03.01. Erosi Porsio
03.02. Ulkus Porsio
03.03. Vaginitis
03.04. Cervicitis
03.05. Endometritis
03.06. Parametritis
03.07. Myoma uteri
03.08. Polips uteri
03.09. Peritonitis
03.10. Myometritis
03.11. Adnexilis
03.12. Endometriosis
03.13. Kelainan pada ovarium
03.14. Salpingitis
- Melaksanakan manajemen kebidanan pada :
04.01. Tumor payudara
04.02. Fibroadenoma
04.03. Kistosarkoma Pilodes
04.04. Kanker Payudara
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada tumor jalan lahir :
05.01. Tumor jinak pada :
05.01.01. Vulva
05.01.02. Vagina
05.01.03. Tuba
05.01.04. Ovarium
05.02. Tumor ganas pada :
05.02.01. Vulva
05.02.02. Vagina
05.02.03. Tube
05.02.04. Ovarium
05.02.05. Uterus
05.03. Deteksi dini gangguan reproduksi :
05.03.01. SARARI / Pemeriksaan Payudara sendiri
05.03.02. Saranis
05.03.03. Menyediakan sediaan untuk pemeriksaan PAP Smear
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada wanita dengan infertilitas
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada wanita klimakterium
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada wanita menopause
- Melaksanakan / membantu pemberian terapi :
09.01. Radium
09.02. Kemoterapi
- IV. JUMLAH MAHASISWA
Jumlah mahasiswa sebanyak Reguler A = 35 mahasiswa , Reguler B = 34 mahasiswa
- V. TEMPAT PRAKTIK
- Dinas Kesehatan Kota Surabaya
- Puskesmas Sememi
- Puskesmas Medokan Ayu
- Puskesmas Keputih
- Puskesmas Siwalankerto
- Puskesmas Kedurus
- Dinas Kesehatan Kota Surabaya
- RS Wilayah Surabaya
- RS Islam Surabaya
- RS PKU Muhammadiyah
- RS Muji Rahayu
- RS DKT Gubeng Pojok
- PMB dan RB Wilayah Surabaya
- RB. Anugrah
- PMB Midia
- PMB Retno Soepomo
- PMB Murtini
- PMB Kisworo
- PMB Maulina Hasnida
- PMB Sri Wahyuni PH
- PMB dan RB Wilayah Sidoarjo
- Klinik Medika Utama Sidoarjo
- PMB Suprihain Sidoarjo
- RB Delta Mutiara Sidoarjo
- PMB Eva Sidoarjo
- PMB Ulfa D. Mahdie Sidoarjo
- VI. WAKTU PRAKTIK KLINIK
Pelaksanaan praktik mulai tanggal 15 April sampai 26 Mei 2019
- VII. PEMBIMBING PRAKTIK KLINIK
Daftar Nama Pembimbing dan Mahasiswa terlampir dalam jadwal praktik klinik.
- VIII. STRATEGI PEMBELAJARAN
- Mahasiswa memperoleh informasi tentang tujuan pembelajaran praktik dan kompetensi yang harus dicapai (target)
- Mahasiswa memperoleh pembekalan yang diperlukan sebelum pelaksanaan praktik
- Mahasiswa dibagi dalam kelompok-kelompok
- Mahasiswa mempraktikkan ditempat praktik terkait
- Metode pembelajaran praktik :
05.01. Pre Conference
05.01.01. Informasi tentang proses praktik
05.01.02. Penjagaan kesiapan praktik mahasiswa
05.01.03. Perencanaan praktik mahasiswa
05.02. Midwifery Ronde
05.03. Bed Side Teaching
05.04. Post Conference
05.04.01. Pemberian umpan balik antara pembimbing dan mahasiswa
05.04.02. Self evaluation
05.05. Seminar pada 1 atau 2 hari terakhir pada minggu ke-2
- IX. EVALUASI PROSES BELAJAR PRAKTIK KLINIK
- A. Kriteria Evaluasi
Evaluasi proses belajar praktik meliputi :
- Kompetensi / keterampilan
- Sikap, kehadiran, disiplin, tanggung jawab, inisiatif
- Administrasi (laporan)
- B. Kelulusan
Mahasiswa dinyatakan mampu dengan kriteria :
- Kompetensi / keterampilan (bobot 5)
Dalam hal keterampilan mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan sesuai kompetensi yang telah ditentukan
- Sikap
Untuk menilai sikap minimal B (baik) (bobot3) atau (68-79)
- Administrasi
Untuk menilai dalam administrasi mahasiswa menyerahkan laporan kegiatan praktik yang telah disahkan oleh Pembimbing (bobot 2)
Ketentuan :
A = 79 – 100
AB = 75 – 78
B = 68 – 74
BC = 60 – 67
C = 55 – 59
D = 50 – 54
E = 0 – 49
Surabaya, Januari 2019
Ketua Prodi D3 Kebidanan Sutomo
Dwi Wahyu Wulan S, SST., MKeb
NIP. 197910302005012001
|
LAPORAN
KEGIATAN PRAKTIK DI RUANG …………………………
RSU Dr. SOETOMO/RSU HAJI SURABAYA/RSUD Dr. SOEWANDI/RB/BPS
TANGGAL : ………………………… s/d …………………………
LOGO POLTEKKES
Disusun oleh :
1.
2.
3.
4.
KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA
JURUSAN KEBIDANAN
PROGRAM STUDI KEBIDANAN SUTOMO SURABAYA
TAHUN ……
|
KERANGKA TINJAUAN KASUS
- 1. Pengkajian
Tanggal pengkajian : ……………………………………………………………………………………………………………………
Pukul : ……………………………………………………………………………………………………………………
Oleh : ……………………………………………………………………………………………………………………
1.1. Data Subyektif
1.1.1. Biodata
Nama Pasien : ……………………………………………………………………………………………
Umur : ……………………………………………………………………………………………
Agama : ……………………………………………………………………………………………
Suku / bangsa : ……………………………………………………………………………………………
Pendidikan : ……………………………………………………………………………………………
Pekerjaan : ……………………………………………………………………………………………
Alamat : ……………………………………………………………………………………………
Nomor telepon : ……………………………………………………………………………………………
1.1.2. Keluhan
Utama : ……………………………………………………………………………………………
Tambahan : ……………………………………………………………………………………………
1.1.3. Riwayat penyakit sekarang
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
1.1.4. Riwayat penyakit dahulu
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
1.2. Data Obyektif
1.2.1. Keadaan Umum
Kesadaran
Tanda-tanda vital : Tekanan darah : …………………………………………………………..
Suhu : …………………………………………………………..
Nadi : …………………………………………………………..
Respirasi : …………………………………………………………..
1.2.2. Pemeriksaan Fisik
Kepala dan wajah : ……………………………………………………………………………………………
Leher : ……………………………………………………………………………………………
Dada : ……………………………………………………………………………………………
Abdomen : ……………………………………………………………………………………………
Punggung : ……………………………………………………………………………………………
Genetalia : ……………………………………………………………………………………………
Ekstrinitas : ……………………………………………………………………………………………
Atas : ……………………………………………………………………………………………
Bawah : ……………………………………………………………………………………………
1.2.3. Program therapi yang diperoleh
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
1.2.4. Data Penunjang
Hasil pemeriksaan laboratorium dan lainnya
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
- 2. Masalah
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
- 3. Asuhan yang diberikan
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
|
PEDOMAN PENULISAN LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN
(Semester III s/d IV)
Lembar Pengesahan
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB 1 Pengkajian
1.1. Latar Belakang Kasus (kaitan dengan kasus)
1.2. Tujuan (Umum & Khusus)
1.3. Pelaksanaan
1.4. Sistematika Penulisan
BAB 2 Landasan Teori
2.1. Konsep Dasar (kehamilan/persalinan/postpartum/BBL)
2.1.1. Pengertian
2.1.2. Patofisiologi
2.2. Asuhan Kebidanan Pada (kehamilan/persalinan/post partum/BBL)
2.2.1. Pengkajian data
2.2.2. Diagnosa/masalah
2.2.3. Diagnosa potensial
2.2.4. Tindakan segera
2.2.5. Rencana tindakan dan rasional
2.2.6. Pelaksanaan rencana tindakan
2.2.7. Evaluasi/follow up
2.2.8. Dokumentasi Asuhan
BAB 3 Tinjauan Kasus
3.1. Subyektif
3.2. Obyektif
3.3. Assesment/analisa data
3.3.1. Diagnosa aktual
3.3.2. Masalah
3.3.3. Diagnosa potensial
3.3.4. Identifikasi kebutuhan tidakan segera
3.4. Planning
3.4.1. Tindakan segera
3.4.1.1. Kolaborasi
3.4.1.2. Konsultasi / tes diagnostik / laborat
3.4.1.3. Rujukan
3.4.2. Pendidikan
3.4.3. Konseling
3.4.4. Follow up / evaluasi
3.4.5. Dokumentasi
BAB 4 Simpulan (untuk menjawab tujuan khusus)
Daftar Pustaka
|
FORMAT PENILAIAN LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN
Nama Mahasiswa : ………………………………………………………………………………………………………….
NIM : ………………………………………………………………………………………………………….
Tanggal Praktik : ………………………………………………………………………………………………………….
Ruangan Praktik : ………………………………………………………………………………………………………….
Nilai : ………………………………………………………………………………………………………….
Semester / Tahun Akademik : ………………………………………………………………………………………………………….
| No. | Aspek Yang Dinilai | Bobot | Nilai (0–100) | Keterangan |
| I | Laporan Pendahuluan (Tinjauan Pustaka 20 %) | |||
2.1. Pengkajian data / pengumpulan data 2.2. Interpretasi data (diagnosa/masalah) 2.3. Identifikasi (diagnosa/masalah potensial) 2.4. Tindakan segera (kalau ada) 2.5. Rencana tindakan 2.6. Pelaksanaan secara tindakan 2.7. Evaluasi |
||||
| II | Tinjauan Kasus (50%) | |||
| III | Responsi (30%) | |||
|
||||
Catatan :
A = 79 – 100
AB = 75 – 78
B = 68 – 74
BC = 60 – 67
C = 55 – 59
D = 50 – 54
E = 0 – 49
Pembimbing Pendidikan,
________________________________
NIP
Daftar : Penilaian Kegiatan Praktik bagi Mahasiswa Program Studi Kebidanan Sutomo Surabaya
Semester : ……………………………………………….
Tanggal : ……………………………………………….
| Nomor | Nama Mahasiswa | Yang Dinilai | Jumlah dan Rata-Rata | Ket. | |||
| Urut | Induk | Keterampilan
(N1 x 1) |
Sikap
(N2 x 2) |
Amd./Lap.
(N3 x 2) |
|||
| 1. | |||||||
| 2. | |||||||
| 3. | |||||||
| 4. | |||||||
| 5. | |||||||
| 6. | |||||||
| 7. | |||||||
| 8. | |||||||
| 9. | |||||||
| 10. | |||||||
| 11. | |||||||
| 12. | |||||||
| 13. | |||||||
| 14. | |||||||
| 15. | |||||||
Catatan : Penilaian Laporan :
A = 79 – 100
AB = 75 – 78
B = 68 – 74
BC = 60 – 67
C = 55 – 59
D = 50 – 54
E = 0 – 49
Surabaya, ……………………………….
Kepala Ruangan, Pembimbing Ruangan,
_______________________________ _______________________________
Mengetahui :
Kepala Diklat, Kepala Perawatan,
_______________________________ _______________________________
Ditulis pada Seputar Kampus Soetomo Surabaya
Tinggalkan komentar
PEDOMAN PRAKTIK KLINIK D3 SMT 6 TK III
KERANGKA ACUAN PEMBELAJARAN PRAKTEK KLINIK
PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN SUTOMO SURABAYA
TINGKAT III SEMESTER VI
- I. PENDAHULUAN
Latar Belakang
Penyelenggaraan pendidikan Diploma 3 Kebidanan merupakan pendidikan berdasar kompe-tensi yang bertugas mencetak bidan yang professional. Selain harus melalui pembelajaran teori di kelas, praktika laboratorium kelas, juga harus melaksanakan pembelajaran praktika klinik di tingkat pelayanan kesehatan maupun lapangan atau komunitas.
Pembelajaran praktika klinik merupakan proses transformasi dan implementasi yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik, menerapkan ilmu yang sudah dipelajari di kelas (baik teori dan laboratorium) pada situasi nyata (sebenarnya) dan memberikan kesempatan beradaptasi pada perannya sebagai bidan professional dalam melaksanakan praktika pada tatanan nyata sesuai tingkatan pelayanan kesehatan kebidanan sekaligus melaksanakan system manajerial sebagai manifestasi bidan sebagai manajer dan peneliti.
- II. TUJUAN PRAKTIK KLINIK
- A. Tingkat III Semester VI
- Tujuan Umum
Setelah mahasiswa melaksanakan praktika klinik selama 8 minggu diharapkan mampu melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif kepada wanita sepanjang daur kehidupan, neonatus, bayi & anak balita yang normal maupun yang bermasalah secara mandiri dan kolaborasi, dengan pendekatan manajemen kebidanan di semua tatanan pelayanan kesehatan baik di Instansi Kesehatan maupun komunitas, serta mempraktekkan system manajerial peran bidan sebagai manajer dan peneliti.
- Tujuan Khusus
02.01. Melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif dan mandiri kepada wanita sepanjang daur kehidupan, neonatus, bayi & anak balita baik yang normal maupun yang bermasalah di semua pelayanan kesehatan baik di Instansi Kesehatan maupun komunitas
02.02. Melaksanakan tugas manajerial baik di Instansi Kesehatan maupun komunitas
02.03. Melaksanakan Asuhan berkesinambungan pada ibu hamil, bersalin , nifas dan KB
- III. KOMPETENSI YANG HARUS DICAPAI
- A. Tingkat III Semester VI
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada kehamilan normal trimester I, II dan III secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada persalinan normal kala I, II, III dan IV dan deteksi dini komplikasi dengan secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dan deteksi dini komplikasi dengan secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada masa nifas normal dan deteksi dini komplikasi dengan secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi dan balita normal dan deteksi dini komplikasi dengan secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada kehamilan trimester I, II dan III bermasalah dengan bimbingan sewaktu
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada persalinan kala I, II, III dan IV bermasalah dengan bimbingan sewaktu
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir bermasalah dengan bimbingan sewaktu
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada masa nifas bermasalah dengan bimbingan sewaktu
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada gangguan system reproduksi dengan bim-bingan sewaktu
- Melaksanakan pelayanan pada akseptor keluarga berencana dengan bimbingan sewaktu
- Mengenal wilayah
- Praktek kebidanan komunitas (kompetensi menyusul)
- Menyusun karya tulis ilmiah melalui penelitian atau praktik kerja lapangan
- IV. TEMPAT PRAKTIK
- Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo
01.01. Ruang Bona II
01.02. Ruang NICU GBPT
01.03. Ruang VK IRD
01.04. Ruang Neonatus
- Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo
02.01. Ruang VK Bersalin
02.02. Ruang NICU
- Rumah Sakit Islam Surabaya
03.01. Ruang VK Bersalin
03.02. Ruang NICU
- Puskesmas Wilayah Surabaya
| 02.01 Puskesmas Balongsari |
| 02.02 Puskesmas Jagir |
| 02.03 Puskesmas Dupak |
| 02.04Puskesmas Banyu Urip |
| 02.05Puskesmas Takal |
| 02.06 Puskesmas Pakis |
| 02.07 Puskesmas Sidotopo Wetan |
| 02.08 Puskesmas Gunung Anyar |
| 02.09 Pusekesmas Mulyorejo |
| 02.10 Puskesmas Wiyung |
- V. JUMLAH MAHASISWA
Jumlah Mahasiswa Tingkat III Reguler = 34 mahasiswa
- VI. WAKTU PELAKSANAAN
– Dimulai tanggal 18 Maret s/d 19 Mei 2019
- VII. PEMBIMBING PRAKTIK KLINIK
Daftar nama mahasiswa dan daftar nama pembimbing terlampir dalam jadwal praktek klinik
- VIII. STRATEGI PEMBELAJARAN
- Mahasiswa memperoleh informasi tentang tujuan pembelajaran praktek dan kompetensi yang harus dicapai (target)
- Mahasiswa memperoleh pembekalan yang diperlukan sebelum pelaksanaan praktek
- Mahasiswa dibagi dalam kelompok-kelompok
- Mahasiswa mempraktekkan ditempat praktek terkait
- Metode pembelajaran praktek :
05.01. Pre Conference
05.01.01. Informasi tentang proses praktek
05.01.02. Penjagaan kesiapan praktek mahasiswa
05.01.03. Perencanaan praktek mahasiswa
05.02. Midwifery Ronde
05.03. Bed Side Teaching
05.04. Post Conference
05.04.01. Pemberian umpan balik antara pembimbing dan mahasiswa
05.04.02. Self evaluation
05.05. Seminar pada 1 atau 2 hari terakhir pada minggu ke-2
- IX. EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN PRAKTIK KLINIK
- A. Kriteria Evaluasi
Evaluasi proses belajar praktek meliputi :
- Kompetensi / keterampilan
- Sikap, kehadiran, disiplin, tanggung jawab, inisiatif
- Administrasi (laporan)
- B. Kelulusan
Mahasiswa dinyatakan mampu dengan kriteria :
- Kompetensi / keterampilan (bobot 5)
Dalam hal keterampilan mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan sesuai kompetensi yang telah ditentukan
- Sikap
Untuk menilai sikap minimal B (baik) (bobot3) atau (68-79)
- Administrasi
Untuk menilai dalam administrasi mahasiswa menyerahkan laporan kegiatan praktek yang telah disahkan oleh Pembimbing (bobot 2)
Ketentuan :
A = 79 – 100
AB = 75 – 78
B = 68 – 74
BC = 60 – 67
C = 55 – 59
D = 50 – 54
E = 0 – 49
Catatan :
Laporan dikumpulkan tepat waktu
Laporan terlambat 1 s/d 5 hari dikurangi 5%
Laporan terlambat 6 s/d 10 hari dikurangi 10%
Laporan terlambat lebih dari 10 hari dikurangi 20%
|
LAPORAN
KEGIATAN PRAKTIK DI RUANG …………………………
RSU Dr. SOETOMO/RSU HAJI SURABAYA/RSUD Dr.SOEWANDI/RB / BPS
TANGGAL : ………………………… s/d …………………………
LOGO POLTEKKES
Disusun oleh :
1.
2.
3.
4.
KEMEMTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA
JURUSAN KEBIDANAN
PROGRAM STUDI D3 KEBIDANAN SUTOMO SURABAYA
TAHUN ……….
|
KERANGKA TINJAUAN KASUS
- 1. Pengkajian
Tanggal pengkajian : ……………………………………………………………………………………………………………………
Pukul : ……………………………………………………………………………………………………………………
Oleh : ……………………………………………………………………………………………………………………
1.1. Data Subyektif
1.1.1. Biodata
Nama Pasien : ……………………………………………………………………………………………
Umur : ……………………………………………………………………………………………
Agama : ……………………………………………………………………………………………
Suku / bangsa : ……………………………………………………………………………………………
Pendidikan : ……………………………………………………………………………………………
Pekerjaan : ……………………………………………………………………………………………
Alamat : ……………………………………………………………………………………………
Nomor telepon : ……………………………………………………………………………………………
1.1.2. Keluhan
Utama : ……………………………………………………………………………………………
Tambahan : ……………………………………………………………………………………………
1.1.3. Riwayat penyakit sekarang
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
1.1.4. Riwayay penyakit dahulu
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
1.2. Data Obyektif
1.2.1. Keadaan Umum
Kesadaran
Tanda-tanda vital : Tekanan darah : …………………………………………………………..
Suhu : …………………………………………………………..
Nadi : …………………………………………………………..
Respirasi : …………………………………………………………..
1.2.2. Pemeriksaan Fisik
Kepala dan wajah : ……………………………………………………………………………………………
Leher : ……………………………………………………………………………………………
Dada : ……………………………………………………………………………………………
Abdomen : ……………………………………………………………………………………………
Punggung : ……………………………………………………………………………………………
Genetalia : ……………………………………………………………………………………………
Ekstrinitas : ……………………………………………………………………………………………
Atas : ……………………………………………………………………………………………
Bawah : ……………………………………………………………………………………………
1.2.3. Program therapi yang diperoleh
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
1.2.4. Data Penunjang
Hasil pemeriksaan laboratorium dan lainnya
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………….
- 2. Masalah
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
- 3. Asuhan yang diberikan
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
|
PEDOMAN PENULISAN LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN
( Semester V s/d VI )
Lembar Pengesahan
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB 1 Pengkajian
1.1. Latar Belakang Kasus (kaitan dengan kasus)
1.2. Tujuan (Umum & Khusus)
1.3. Pelaksanaan
1.4. Sistematika Penulisan
BAB 2 Landasan Teori
2.1. Konsep Dasar (kehamilan/persalinan/postpartum/BBL)
2.1.1. Pengertian
2.1.2. Patofisiologi
2.2. Asuhan Kebidanan Pada (kehamilan/persalinan/post partum/BBL)
2.2.1. Pengkajian data
2.2.2. Diagnosa/masalah
2.2.3. Diagnosa potensial
2.2.4. Tindakan segera
2.2.5. Rencana tindakan dan rasional
2.2.6. Pelaksanaan rencana tindakan
2.2.7. Evaluasi/follow up
2.2.8. Dokumentasi
BAB 3 Tinjauan Kasus
3.1. Subyektif
3.2. Obyektif
3.3. Assesment/analisa data
3.3.1. Diagnosa aktual
3.3.2. Masalah
3.3.3. Diagnosa potensial
3.3.4. Identifikasi kebutuhan tidakan segera
3.4. Panning
3.4.1. Tindakan segera
3.4.1.1. Kolaborasi
3.4.1.2. Konsultasi / tes diagnostik / laborat
3.4.1.3. Rujukan
3.4.2. Pendidikan
3.4.3. Konseling
3.4.4. Follow up / evaluasi
BAB 4 Simpulan (untuk menjawab tujuan khusus)
Daftar Pustaka
|
FORMAT PENILAIAN LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN
Nama Mahasiswa : ………………………………………………………………………………………………………….
NIM : ………………………………………………………………………………………………………….
Tanggal Praktek : ………………………………………………………………………………………………………….
Ruangan Praktek : ………………………………………………………………………………………………………….
Nilai : ………………………………………………………………………………………………………….
Semester / Tahun Akademik : ………………………………………………………………………………………………………….
| No. | Aspek Yang Dinilai | Bobot | Nilai (0–100) | Keterangan |
| I | Laporan Pendahuluan (Tinjauan Pustaka20 % | |||
2.1. Pengkajian data / pengumpulan data 2.2. Interpretasi data (diagnosa/masalah) 2.3. Identifikasi (diagnosa/masalah potensial) 2.4. Tindakan segera (kalau ada) 2.5. Rencana tindakan 2.6. Pelaksanaan secara tindakan 2.7. Evaluasi |
||||
| II | Tinjauan Kasus | |||
| III | Responsi 30% | |||
|
||||
Catatan :
A = 79 – 100
AB = 75 – 78
B = 68 – 74
BC = 60 – 67
C = 55 – 59
D = 50 – 54
E = 0 – 49
……………………, ……………………………….
Pembimbing Akademik
NIP.
|
Daftar : Penilaian Kegiatan Praktek bagi Mahasiswa Program Studi Kebidanan Sutomo Surabaya
Semester : ……………………………………………….
Tanggal : ……………………………………………….
| Nomor | Nama Mahasiswa | Yang Dinilai | Jumlah dan Rata-Rata | Ket. | |||
| Urut | Induk | Keterampilan
(N1 x 1) |
Sikap
(N2 x 2) |
Amd./Lap.
(N3 x 2) |
|||
| 1. | |||||||
| 2. | |||||||
| 3. | |||||||
| 4. | |||||||
| 5. | |||||||
| 6. | |||||||
| 7. | |||||||
| 8. | |||||||
| 9. | |||||||
| 10. | |||||||
| 11. | |||||||
| 12. | |||||||
| 13. | |||||||
| 14. | |||||||
| 15. | |||||||
Keterangan:
A = 79 – 100
AB = 75 – 78
B = 68 – 74
BC = 60 – 67
C = 55 – 59
D = 50 – 54
E = 0 – 49
Surabaya, ……………………………….
Ketua Ruangan, Pembimbing Ruangan,
_______________________________ _______________________________
Mengetahui :
Kepala Diklat, Kepala Perawatan,
_______________________________ _______________________________
Ditulis pada Seputar Kampus Soetomo Surabaya
Tinggalkan komentar
COVER PRAKTIK KLINIK MST 2/4/6
PEDOMAN PEMBELAJARAN PRAKTiK KLINIK
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA
JURUSAN KEBIDANAN
PROGRAM STUDI D4 KEBIDANAN SURABAYA
TINGKAT I SEMESTER II
KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA
JURUSAN KEBIDANAN
PROGRAM STUDI D4 KEBIDANAN
TAHUN 2019
Ditulis pada Seputar Kampus Soetomo Surabaya
Tinggalkan komentar
PEDOMAN PRAKTIK KLINIK KHUSUS SMT VI
PEDOMAN PEMBELAJARAN PRAKTEK KLINIK
PROGRAM STUDI DIV KEBIDANAN TINGKAT III SEMESTER VI
- I. PENDAHULUAN
Latar Belakang
Penyelenggaraan pendidikan Diploma 4 Kebidanan merupakan pendidikan berdasar kompetensi yang bertugas mencetak bidan yang professional. Selain harus melalui pembelajaran teori di kelas, praktika laboratorium kelas, juga harus melaksanakan pembelajaran praktika klinik di tingkat pelayanan kesehatan maupun lapangan atau komunitas.
Pembelajaran praktika klinik merupakan proses transformasi dan implementasi yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik, menerapkan ilmu yang sudah dipelajari di kelas (baik teori dan laboratorium) pada situasi nyata (sebenarnya) dan memberikan kesempatan beradaptasi pada perannya sebagai bidan professional dalam melaksanakan praktika pada tatanan nyata sesuai tingkatan pelayanan kesehatan kebidanan sekaligus melaksanakan system manajerial sebagai manifestasi bidan sebagai manajer dan peneliti.
- II. TUJUAN PRAKTIK KLINIK
- A. Tingkat III Semester VI
- Tujuan Umum
Setelah mahasiswa melaksanakan praktik klinik selama 4 minggu diharapkan mampu melaksanakan asuhan kebidanan klinik komprehensif kepada wanita sepanjang daur kehidupan, neonatus, bayi & anak balita yang normal maupun yang bermasalah secara mandiri dan kolaborasi, dengan pendekatan manajemen kebidanan di semua tatanan pelayanan kesehatan baik di Instansi Kesehatan maupun komunitas, serta mempraktekkan system manajerial peran bidan sebagai manajer dan peneliti.
- Tujuan Khusus
02.01. Melaksanakan asuhan kebidanan klinik komprehensif dan mandiri kepada wanita sepanjang daur kehidupan, neonatus, bayi & anak balita baik yang normal maupun yang bermasalah di semua pelayanan kesehatan
02.02. Asuhan kebidanan yang diberikan berupa kasus fisiologis dan patologis sepanjang siklus kehidupan
- III. KOMPETENSI YANG HARUS DICAPAI
- A. Tingkat III Semester VI
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada kehamilan normal trimester I, II dan III secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada persalinan normal kala I, II, III dan IV dan deteksi dini komplikasi dengan secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dan deteksi dini komplikasi dengan secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada masa nifas normal dan deteksi dini kompli-kasi dengan secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi dan balita normal dan deteksi dini komplikasi dengan secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada kehamilan trimester I, II dan III bermasalah dengan bimbingan sewaktu
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada persalinan kala I, II, III dan IV bermasalah dengan bimbingan sewaktu
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir bermasalah dengan bimbingan sewaktu
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada masa nifas bermasalah dengan bimbingan sewaktu
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada gangguan system reproduksi dengan bim-bingan sewaktu
- Melaksanakan pelayanan pada akseptor keluarga berencana dengan bimbingan sewaktu
- IV. TEMPAT PRAKTIK
- Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo
01.01. Ruang Ginek Akur IRD
01.02. Ruang Merak (Kandungan)
01.03. Poli Anak
01.04. Poli Hamil
01.05. Poli Kandungan
01.06. Ruang Bona 1
01.07. Ruang Cendrawasih
01.08. R Merpati
01.09. Ruang Nifas IRD
01.10. Poli POSA
- Rumah Sakit Umum Haji
02.01. Ruang Anak
02.02. Ruang Nifas
02.03. Ruang VK
02.04. R NICU
02.05. Poli Kandungan
02.06. Poli Hamil
- V. JUMLAH MAHASISWA
Jumlah Mahasiswa Tingkat III Reguler A = 39 mahasiswa, Reguler B=37 mahasiswa
- VI. WAKTU PELAKSANAAN
– Dimulai tanggal 13 April s.d 10 Mei 2019
- VII. PEMBIMBING PRAKTIK KLINIK
Daftar nama mahasiswa dan daftar nama pembimbing terlampir dalam jadwal praktek klinik
- VIII. STRATEGI PEMBELAJARAN
- Mahasiswa memperoleh informasi tentang tujuan pembelajaran praktek dan kompetensi yang harus dicapai (target)
- Mahasiswa memperoleh pembekalan yang diperlukan sebelum pelaksanaan praktek
- Mahasiswa dibagi dalam kelompok-kelompok
- Mahasiswa mempraktekkan ditempat praktek terkait
- Metode pembelajaran praktek :
05.01. Pre Conference
05.01.01. Informasi tentang proses praktek
05.01.02. Penjagaan kesiapan praktek mahasiswa
05.01.03. Perencanaan praktek mahasiswa
05.02. Midwifery Ronde
05.03. Bed Side Teaching
05.04. Post Conference
05.04.01. Pemberian umpan balik antara pembimbing dan mahasiswa
05.04.02. Self evaluation
05.05. Seminar pada 1 atau 2 hari terakhir pada minggu ke-2
- IX. EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN PRAKTIK KLINIK
- A. Kriteria Evaluasi
Evaluasi proses belajar praktek meliputi :
- Kompetensi / keterampilan
- Sikap, kehadiran, disiplin, tanggung jawab, inisiatif
- Administrasi (laporan)
- B. Kelulusan
Mahasiswa dinyatakan mampu dengan kriteria :
- Kompetensi / keterampilan (bobot 5)
Dalam hal keterampilan mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan sesuai kompetensi yang telah ditentukan
- Sikap
Untuk menilai sikap minimal B (baik) (bobot3) atau (68-79)
- Administrasi
Untuk menilai dalam administrasi mahasiswa menyerahkan laporan kegiatan praktek yang telah disahkan oleh Pembimbing (bobot 2)
Ketentuan :
A = 79 – 100
AB = 75 – 78
B = 68 – 74
BC = 60 – 67
C = 55 – 59
D = 50 – 54
E = 0 – 49
Catatan :
Laporan dikumpulkan tepat waktu
Laporan terlambat 1 s/d 5 hari dikurangi 5%
Laporan terlambat 6 s/d 10 hari dikurangi 10%
Laporan terlambat lebih dari 10 hari dikurangi 20%
|
LAPORAN
KEGIATAN PRAKTIK DI RUANG …………………………
RSU Dr. SOETOMO/RSU HAJI SURABAYA/RSUD Dr.SOEWANDI/RB / BPS
TANGGAL : ………………………… s/d …………………………
LOGO POLTEKKES
Disusun oleh :
1.
2.
3.
4.
KEMEMTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA
JURUSAN KEBIDANAN
PROGRAM STUDI KEBIDANAN SUTOMO SURABAYA
TAHUN ………
|
KERANGKA TINJAUAN KASUS
- 1. Pengkajian
Tanggal pengkajian :…………………………………………………………………………………………..
Pukul : ………………………………………………………………………………………
Oleh : ………………………………………………………………………………………
1.1. Data Subyektif
1.1.1. Biodata
Nama Pasien : …………………………………………………………………….
Umur : …………………………………………………………………….
Agama : …………………………………………………………………….
Suku / bangsa : …………………………………………………………………….
Pendidikan : …………………………………………………………………….
Pekerjaan : …………………………………………………………………….
Alamat : …………………………………………………………………….
Nomor telepon : …………………………………………………………………….
1.1.2. Keluhan
Utama : …………………………………………………………………….
Tambahan : …………………………………………………………………….
1.1.3. Riwayat penyakit sekarang
…………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………..
1.1.4. Riwayat penyakit dahulu
…………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………..
1.2. Data Obyektif
1.2.1. Keadaan Umum
Kesadaran
Tanda-tanda vital : Tekanan darah :………………………………………………..
Suhu : ……………………………………………
Nadi : ……………………………………………
Respirasi : ……………………………………………
1.2.2. Pemeriksaan Fisik
Kepala dan wajah : …………………………………………………………………….
Leher : …………………………………………………………………….
Dada : …………………………………………………………………….
Abdomen : …………………………………………………………………….
Punggung : …………………………………………………………………….
Genetalia : …………………………………………………………………….
Ekstrinitas : …………………………………………………………………….
Atas : …………………………………………………………………….
Bawah : …………………………………………………………………….
1.2.3. Program therapi yang diperoleh
…………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………..
1.2.4. Data Penunjang
Hasil pemeriksaan laboratorium dan lainnya
…………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………..
- 2. Masalah
…………………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………………..
- 3. Asuhan yang diberikan
…………………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………………..
|
PEDOMAN PENULISAN LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN
( Semester V s/d VI )
Lembar Pengesahan
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB 1 Pengkajian
1.1. Latar Belakang Kasus (kaitan dengan kasus)
1.2. Tujuan (Umum & Khusus)
1.3. Pelaksanaan
1.4. Sistematika Penulisan
BAB 2 Landasan Teori
2.1. Konsep Dasar (kehamilan/persalinan/postpartum/BBL)
2.1.1. Pengertian
2.1.2. Patofisiologi
2.2. Asuhan Kebidanan Pada (kehamilan/persalinan/post partum/BBL)
2.2.1. Pengkajian data
2.2.2. Diagnosa/masalah
2.2.3. Diagnosa potensial
2.2.4. Tindakan segera
2.2.5. Rencana tindakan dan rasional
2.2.6. Pelaksanaan rencana tindakan
2.2.7. Evaluasi/follow up
2.2.8. Dokumentasi
BAB 3 Tinjauan Kasus
3.1. Subyektif
3.2. Obyektif
3.3. Assesment/analisa data
3.3.1. Diagnosa aktual
3.3.2. Masalah
3.3.3. Diagnosa potensial
3.3.4. Identifikasi kebutuhan tidakan segera
3.4. Panning
3.4.1. Tindakan segera
3.4.1.1. Kolaborasi
3.4.1.2. Konsultasi / tes diagnostik / laborat
3.4.1.3. Rujukan
3.4.2. Pendidikan
3.4.3. Konseling
3.4.4. Follow up / evaluasi
BAB 4 Simpulan (untuk menjawab tujuan khusus)
Daftar Pustaka
|
FORMAT PENILAIAN LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN
Nama Mahasiswa : ……………………………………………………………………………….
NIM : ……………………………………………………………………………….
Tanggal Praktek : ……………………………………………………………………………….
Ruangan Praktek : ……………………………………………………………………………….
Nilai : ……………………………………………………………………………….
Semester / Tahun Akademik :……………………………………………………………………………………
| No. | Aspek Yang Dinilai | Bobot | Nilai (0–100) | Keterangan |
| I | Laporan Pendahuluan (Tinjauan Pustaka20 % | |||
2.1. Pengkajian data / pengumpulan data 2.2. Interpretasi data (diagnosa/masalah) 2.3. Identifikasi (diagnosa/masalah potensial) 2.4. Tindakan segera (kalau ada) 2.5. Rencana tindakan 2.6. Pelaksanaan secara tindakan 2.7. Evaluasi |
||||
| II | Tinjauan Kasus | |||
| III | Responsi 30% | |||
|
||||
Catatan :
A = 79 – 100
AB = 75 – 78
B = 68 – 74
BC = 60 – 67
C = 55 – 59
D = 50 – 54
E = 0 – 49
……………………, ……………………………….
Pembimbing Akademik,
_______________________________
NIP.
|
KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA
Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No. 8A
Telp. (031) 5049649, 5027404, 5501723 ? Fax. (031) 5049649, 5016646 ? e-mail : [email protected]
Surabaya – 60286
Daftar : Penilaian Kegiatan Praktek bagi Mahasiswa Program Studi Kebidanan Sutomo Surabaya
Semester :……………………………………….
Tanggal : …………………………………..
| Nomor | Nama Mahasiswa | Yang Dinilai | Jumlah dan Rata-Rata | Ket. | |||
| Urut | Induk | Keterampilan
(N1 x 1) |
Sikap
(N2 x 2) |
Amd./Lap.
(N3 x 2) |
|||
| 1. | |||||||
| 2. | |||||||
| 3. | |||||||
| 4. | |||||||
| 5. | |||||||
| 6. | |||||||
| 7. | |||||||
| 8. | |||||||
| 9. | |||||||
| 10. | |||||||
| 11. | |||||||
| 12. | |||||||
| 13. | |||||||
| 14. | |||||||
| 15. | |||||||
Keterangan:
A = 79 – 100
AB = 75 – 78
B = 68 – 74
BC = 60 – 67
C = 55 – 59
D = 50 – 54
E = 0 – 49
Surabaya, ……………………………….
Ketua Ruangan, Pembimbing Ruangan,
_______________________________ _______________________________
Mengetahui :
Kepala Diklat, Kepala Perawatan,
_______________________________ _______________________________
Ditulis pada Seputar Kampus Soetomo Surabaya
Tinggalkan komentar
PEDOMAN PRKTIK KLINIK PADA PRODI D4 KEBIDANAN
PEDOMAN PEMBELAJARAN PRAKTEK KLINIK
PROGRAM STUDI DIV KEBIDANAN TINGKAT III SEMESTER VI
- I. PENDAHULUAN
Latar Belakang
Penyelenggaraan pendidikan Diploma 4 Kebidanan merupakan pendidikan berdasar kompetensi yang bertugas mencetak bidan yang professional. Selain harus melalui pembelajaran teori di kelas, praktika laboratorium kelas, juga harus melaksanakan pembelajaran praktika klinik di tingkat pelayanan kesehatan maupun lapangan atau komunitas.
Pembelajaran praktika klinik merupakan proses transformasi dan implementasi yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik, menerapkan ilmu yang sudah dipelajari di kelas (baik teori dan laboratorium) pada situasi nyata (sebenarnya) dan memberikan kesempatan beradaptasi pada perannya sebagai bidan professional dalam melaksanakan praktika pada tatanan nyata sesuai tingkatan pelayanan kesehatan kebidanan sekaligus melaksanakan system manajerial sebagai manifestasi bidan sebagai manajer dan peneliti.
- II. TUJUAN PRAKTIK KLINIK
- A. Tingkat III Semester VI
- Tujuan Umum
Setelah mahasiswa melaksanakan praktik klinik selama 4 minggu diharapkan mampu melaksanakan asuhan kebidanan klinik komprehensif kepada wanita sepanjang daur kehidupan, neonatus, bayi & anak balita yang normal maupun yang bermasalah secara mandiri dan kolaborasi, dengan pendekatan manajemen kebidanan di semua tatanan pelayanan kesehatan baik di Instansi Kesehatan maupun komunitas, serta mempraktekkan system manajerial peran bidan sebagai manajer dan peneliti.
- Tujuan Khusus
02.01. Melaksanakan asuhan kebidanan klinik komprehensif dan mandiri kepada wanita sepanjang daur kehidupan, neonatus, bayi & anak balita baik yang normal maupun yang bermasalah di semua pelayanan kesehatan
02.02. Asuhan kebidanan yang diberikan berupa kasus fisiologis dan patologis sepanjang siklus kehidupan
- III. KOMPETENSI YANG HARUS DICAPAI
- A. Tingkat III Semester VI
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada kehamilan normal trimester I, II dan III secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada persalinan normal kala I, II, III dan IV dan deteksi dini komplikasi dengan secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dan deteksi dini komplikasi dengan secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada masa nifas normal dan deteksi dini kompli-kasi dengan secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi dan balita normal dan deteksi dini komplikasi dengan secara mandiri (kandidat bidan)
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada kehamilan trimester I, II dan III bermasalah dengan bimbingan sewaktu
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada persalinan kala I, II, III dan IV bermasalah dengan bimbingan sewaktu
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir bermasalah dengan bimbingan sewaktu
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada masa nifas bermasalah dengan bimbingan sewaktu
- Melaksanakan asuhan kebidanan pada gangguan system reproduksi dengan bim-bingan sewaktu
- Melaksanakan pelayanan pada akseptor keluarga berencana dengan bimbingan sewaktu
- IV. TEMPAT PRAKTIK
- Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo
01.01. Ruang Ginek Akur IRD
01.02. Ruang Merak (Kandungan)
01.03. Poli Anak
01.04. Poli Hamil
01.05. Poli Kandungan
01.06. Ruang Bona 1
01.07. Ruang Cendrawasih
01.08. R Merpati
01.09. Ruang Nifas IRD
01.10. Poli POSA
- Rumah Sakit Umum Haji
02.01. Ruang Anak
02.02. Ruang Nifas
02.03. Ruang VK
02.04. R NICU
02.05. Poli Kandungan
02.06. Poli Hamil
- V. JUMLAH MAHASISWA
Jumlah Mahasiswa Tingkat III Reguler A = 39 mahasiswa, Reguler B=37 mahasiswa
- VI. WAKTU PELAKSANAAN
– Dimulai tanggal 13 April s.d 10 Mei 2019
- VII. PEMBIMBING PRAKTIK KLINIK
Daftar nama mahasiswa dan daftar nama pembimbing terlampir dalam jadwal praktek klinik
- VIII. STRATEGI PEMBELAJARAN
- Mahasiswa memperoleh informasi tentang tujuan pembelajaran praktek dan kompetensi yang harus dicapai (target)
- Mahasiswa memperoleh pembekalan yang diperlukan sebelum pelaksanaan praktek
- Mahasiswa dibagi dalam kelompok-kelompok
- Mahasiswa mempraktekkan ditempat praktek terkait
- Metode pembelajaran praktek :
05.01. Pre Conference
05.01.01. Informasi tentang proses praktek
05.01.02. Penjagaan kesiapan praktek mahasiswa
05.01.03. Perencanaan praktek mahasiswa
05.02. Midwifery Ronde
05.03. Bed Side Teaching
05.04. Post Conference
05.04.01. Pemberian umpan balik antara pembimbing dan mahasiswa
05.04.02. Self evaluation
05.05. Seminar pada 1 atau 2 hari terakhir pada minggu ke-2
- IX. EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN PRAKTIK KLINIK
- A. Kriteria Evaluasi
Evaluasi proses belajar praktek meliputi :
- Kompetensi / keterampilan
- Sikap, kehadiran, disiplin, tanggung jawab, inisiatif
- Administrasi (laporan)
- B. Kelulusan
Mahasiswa dinyatakan mampu dengan kriteria :
- Kompetensi / keterampilan (bobot 5)
Dalam hal keterampilan mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan sesuai kompetensi yang telah ditentukan
- Sikap
Untuk menilai sikap minimal B (baik) (bobot3) atau (68-79)
- Administrasi
Untuk menilai dalam administrasi mahasiswa menyerahkan laporan kegiatan praktek yang telah disahkan oleh Pembimbing (bobot 2)
Ketentuan :
A = 79 – 100
AB = 75 – 78
B = 68 – 74
BC = 60 – 67
C = 55 – 59
D = 50 – 54
E = 0 – 49
Catatan :
Laporan dikumpulkan tepat waktu
Laporan terlambat 1 s/d 5 hari dikurangi 5%
Laporan terlambat 6 s/d 10 hari dikurangi 10%
Laporan terlambat lebih dari 10 hari dikurangi 20%
|
LAPORAN
KEGIATAN PRAKTIK DI RUANG …………………………
RSU Dr. SOETOMO/RSU HAJI SURABAYA/RSUD Dr.SOEWANDI/RB / BPS
TANGGAL : ………………………… s/d …………………………
LOGO POLTEKKES
Disusun oleh :
1.
2.
3.
4.
KEMEMTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA
JURUSAN KEBIDANAN
PROGRAM STUDI KEBIDANAN SUTOMO SURABAYA
TAHUN ………
|
KERANGKA TINJAUAN KASUS
- 1. Pengkajian
Tanggal pengkajian :…………………………………………………………………………………………..
Pukul : ………………………………………………………………………………………
Oleh : ………………………………………………………………………………………
1.1. Data Subyektif
1.1.1. Biodata
Nama Pasien : …………………………………………………………………….
Umur : …………………………………………………………………….
Agama : …………………………………………………………………….
Suku / bangsa : …………………………………………………………………….
Pendidikan : …………………………………………………………………….
Pekerjaan : …………………………………………………………………….
Alamat : …………………………………………………………………….
Nomor telepon : …………………………………………………………………….
1.1.2. Keluhan
Utama : …………………………………………………………………….
Tambahan : …………………………………………………………………….
1.1.3. Riwayat penyakit sekarang
…………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………..
1.1.4. Riwayat penyakit dahulu
…………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………..
1.2. Data Obyektif
1.2.1. Keadaan Umum
Kesadaran
Tanda-tanda vital : Tekanan darah :………………………………………………..
Suhu : ……………………………………………
Nadi : ……………………………………………
Respirasi : ……………………………………………
1.2.2. Pemeriksaan Fisik
Kepala dan wajah : …………………………………………………………………….
Leher : …………………………………………………………………….
Dada : …………………………………………………………………….
Abdomen : …………………………………………………………………….
Punggung : …………………………………………………………………….
Genetalia : …………………………………………………………………….
Ekstrinitas : …………………………………………………………………….
Atas : …………………………………………………………………….
Bawah : …………………………………………………………………….
1.2.3. Program therapi yang diperoleh
…………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………..
1.2.4. Data Penunjang
Hasil pemeriksaan laboratorium dan lainnya
…………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………..
- 2. Masalah
…………………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………………..
- 3. Asuhan yang diberikan
…………………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………………..
|
PEDOMAN PENULISAN LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN
( Semester V s/d VI )
Lembar Pengesahan
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB 1 Pengkajian
1.1. Latar Belakang Kasus (kaitan dengan kasus)
1.2. Tujuan (Umum & Khusus)
1.3. Pelaksanaan
1.4. Sistematika Penulisan
BAB 2 Landasan Teori
2.1. Konsep Dasar (kehamilan/persalinan/postpartum/BBL)
2.1.1. Pengertian
2.1.2. Patofisiologi
2.2. Asuhan Kebidanan Pada (kehamilan/persalinan/post partum/BBL)
2.2.1. Pengkajian data
2.2.2. Diagnosa/masalah
2.2.3. Diagnosa potensial
2.2.4. Tindakan segera
2.2.5. Rencana tindakan dan rasional
2.2.6. Pelaksanaan rencana tindakan
2.2.7. Evaluasi/follow up
2.2.8. Dokumentasi
BAB 3 Tinjauan Kasus
3.1. Subyektif
3.2. Obyektif
3.3. Assesment/analisa data
3.3.1. Diagnosa aktual
3.3.2. Masalah
3.3.3. Diagnosa potensial
3.3.4. Identifikasi kebutuhan tidakan segera
3.4. Panning
3.4.1. Tindakan segera
3.4.1.1. Kolaborasi
3.4.1.2. Konsultasi / tes diagnostik / laborat
3.4.1.3. Rujukan
3.4.2. Pendidikan
3.4.3. Konseling
3.4.4. Follow up / evaluasi
BAB 4 Simpulan (untuk menjawab tujuan khusus)
Daftar Pustaka
|
FORMAT PENILAIAN LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN
Nama Mahasiswa : ……………………………………………………………………………….
NIM : ……………………………………………………………………………….
Tanggal Praktek : ……………………………………………………………………………….
Ruangan Praktek : ……………………………………………………………………………….
Nilai : ……………………………………………………………………………….
Semester / Tahun Akademik :……………………………………………………………………………………
| No. | Aspek Yang Dinilai | Bobot | Nilai (0–100) | Keterangan |
| I | Laporan Pendahuluan (Tinjauan Pustaka20 % | |||
2.1. Pengkajian data / pengumpulan data 2.2. Interpretasi data (diagnosa/masalah) 2.3. Identifikasi (diagnosa/masalah potensial) 2.4. Tindakan segera (kalau ada) 2.5. Rencana tindakan 2.6. Pelaksanaan secara tindakan 2.7. Evaluasi |
||||
| II | Tinjauan Kasus | |||
| III | Responsi 30% | |||
|
||||
Catatan :
A = 79 – 100
AB = 75 – 78
B = 68 – 74
BC = 60 – 67
C = 55 – 59
D = 50 – 54
E = 0 – 49
……………………, ……………………………….
Pembimbing Akademik,
_______________________________
NIP.
|
KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA
Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No. 8A
Telp. (031) 5049649, 5027404, 5501723 ? Fax. (031) 5049649, 5016646 ? e-mail : [email protected]
Surabaya – 60286
Daftar : Penilaian Kegiatan Praktek bagi Mahasiswa Program Studi Kebidanan Sutomo Surabaya
Semester :……………………………………….
Tanggal : …………………………………..
| Nomor | Nama Mahasiswa | Yang Dinilai | Jumlah dan Rata-Rata | Ket. | |||
| Urut | Induk | Keterampilan
(N1 x 1) |
Sikap
(N2 x 2) |
Amd./Lap.
(N3 x 2) |
|||
| 1. | |||||||
| 2. | |||||||
| 3. | |||||||
| 4. | |||||||
| 5. | |||||||
| 6. | |||||||
| 7. | |||||||
| 8. | |||||||
| 9. | |||||||
| 10. | |||||||
| 11. | |||||||
| 12. | |||||||
| 13. | |||||||
| 14. | |||||||
| 15. | |||||||
Keterangan:
A = 79 – 100
AB = 75 – 78
B = 68 – 74
BC = 60 – 67
C = 55 – 59
D = 50 – 54
E = 0 – 49
Surabaya, ……………………………….
Ketua Ruangan, Pembimbing Ruangan,
_______________________________ _______________________________
Mengetahui :
Kepala Diklat, Kepala Perawatan,
_______________________________ _______________________________
Ditulis pada Seputar Kampus Soetomo Surabaya
Tinggalkan komentar





